- Setelah dipakai kebaya tidak harus dicuci, angin-anginkan saja satu hari penuh, sebetulnya merawat kebaya hanya perlu lebih hati-hati dan telaten.
- Lalu masukkan kembali dalam lemari.
- Kalau sudah dipakai 3-5 kali kebaya boleh dicuci dengan menggunakan tangan, itu pun harus sangat hati-hati agar konstruksi dan garis kebaya tidak berubah.
- Mencucinya pun tidak boleh dengan sembarang deterjen, sebaiknya menggunakan pelembut saja, dengan pertimbangan untuk menghilangkan bau yang ditimbulkan setelah kebaya sering dipakai. Mencuci dengan menggunakan pelembut, agar warna kebaya tidak berubah.
- Untuk beberapa bagian yang mungkin kena noda sebaiknya dicuci dan dikucek dengan sedikit deterjen dan tetap lembut dan hati-hati.
- sebaiknya kebaya jangan diperas, basah-basah bisa langsung digantung. Teknik ini bisa membuat kebaya tidak lecek.
- Untuk menjemur ada baiknya tidak terkena matahari langsung, cukup diangin-anginkan saja.
- Menyetrika pun tidak bisa sembarangan, harus dengan kondisi setrika yang tidak terlalu panas.
Senin, 04 Mei 2009
Perawatan Kebaya
Dalam perawatan kebaya ada beberapa tips khusus yang harus dilakukan supaya kebaya anda tetap awet dan terlihat selalu baru.
Sejarah Kebaya
Sejarah kebaya dimulai dari baju yang sering dipakai oleh wanita Melayu. Ada dua teori tentang asal baju kebaya. Satu mengatakan perkataan ‘kebaya’ itu berasal dari perkataan Arab ‘habaya’ artinya pakaian labuh yang memiliki belahan di depan. Satu lagi mengatakan pakaian ini dibawa oleh Portugis ke Melaka, maka kebaya telah lama dipakai di Melaka; bukan oleh wanita Melayu saja, juga oleh wanita Cina Peranakan (Baba) dengan sedikit perbedaan dalam potongan dan gaya memakainya. Untuk wanita Cina dikenal dengan busana encim.
Di zaman penjajahan Belanda, pemakai kain kebaya yang tampil di tempat umum hanyalah mereka yang ditempatkan dalam golongan atas, sedangkan di kalangan kelas bawah, wanita yang mengenakan kain kebaya adalah petani atau pembantu. Wanita yang mempunyai yang telah mendapat pendidikan Barat dan mempunyai pekerjaan moden, mengenakan pakaian Barat.
Perkembangan kebaya saat ini sangatlah bervariasi, mulai dari model kebaya Kartini yang di modifikasikan, hingga kebaya modern yang anggun dipadukan dengan kain ataupun celana panjang. Mulai dari wanita kalangan atas hingga ibu penjual jamu.
Dengan pemakaian bahan dan warna yang beragam, kebaya adalah pilihan busana yang cocok digunakan untuk segala acara baik siang hari ataupun malam hari. Bahkan para remaja putri juga bisa mengunakan kebaya sebagai pilihan.
Di zaman penjajahan Belanda, pemakai kain kebaya yang tampil di tempat umum hanyalah mereka yang ditempatkan dalam golongan atas, sedangkan di kalangan kelas bawah, wanita yang mengenakan kain kebaya adalah petani atau pembantu. Wanita yang mempunyai yang telah mendapat pendidikan Barat dan mempunyai pekerjaan moden, mengenakan pakaian Barat.
Perkembangan kebaya saat ini sangatlah bervariasi, mulai dari model kebaya Kartini yang di modifikasikan, hingga kebaya modern yang anggun dipadukan dengan kain ataupun celana panjang. Mulai dari wanita kalangan atas hingga ibu penjual jamu.
Dengan pemakaian bahan dan warna yang beragam, kebaya adalah pilihan busana yang cocok digunakan untuk segala acara baik siang hari ataupun malam hari. Bahkan para remaja putri juga bisa mengunakan kebaya sebagai pilihan.
Langganan:
Postingan (Atom)
